Minggu, 13 November 2022

 

Masalah Gudang Elektronik

Persaingan diantara toko elektronik begitu ketat. Mulai dari persaingan harga, service atau pelayanan yang baik dan kecepatan dalam pengiriman merupakan kunci dari keunggulan toko dalam menciptakan kepuasan pelanggan. bila masing-masing toko elektronik terus bersaing dalam harga dan pemberian discount maka pada akhirnya akan mengalami kerugian. Agar dapat bersaing maka item barang di toko elektronik perlu dilakukan diversifikasi. Dengan penambahan item barang diluar elektronik maka masih ada peluang laba yang didapat oleh pihak manajemen. Namun ketertarikkan dan kepuasan pelanggan tentunya diciptakan melalui pelayanan yang berkualitas dan kecepatan pengiriman barang.

 

Komplain terbesar dari pelanggan adalah berkaitan dengan masalah keterlambatan pengiriman barang. Masalah keterlambatan ini setelah dilakukan pendataan ternyata sampai dengan 90% lebih. Hal ini menandakan bahwa diperlukan warehouse management dalam meningkatkan kinerja toko elektronik. Pengadaan gudang dekat dengan lokasi toko elektronik merupakan kondisi ideal untuk menciptakan pelayanan yang baik kepada pelanggan. namun lahan yang perlu diinvestasikan untuk gudang sangatlah mahal bila ada di tengah kota. Maka banyak dari manajemen toko elektronik melakukan investasi lahan dipinggir kota, agar biaya investasinya tidak mahal, mengingat laba yang dihasilkan dari penjualan elektronik sangat tipis. Apalagi elektronik tergolong barang fashion, dimana terus mengalami perubahan. Mengadakan stock dalam jumlah besar, bukanlah suatu strategi yang tepat.

 

Perlu dibedakan penempatan barang berdasar atas barang dapat dibawa oleh pelanggan langsung atau perlu dikirimkan melalui kendaraan pengiriman. Barang yang dapat dibawa langsung oleh pelanggan dapat diatur penempatannya di lokasi toko atau gudang kecil didaerah dekat toko elektronik. Sehingga investasi pengadaan gudangnya tidak terlalu besar. Dengan pengaturan penempatan demikian maka diharapkan kecepatan pelayanan kepada pelanggan dapat diperbaiki. Bila area toko cukup luas, maka produk dapat diatur penempatannya didalam toko bersamaan dengan barang display. Khusus barang yang sulit kontrolnya, barangnya kecil dan mudah dibawa, diatur penempatannya dilemari atau etalase yang dijaga oleh Sales Promotion (SPG/SPB).

 

Penempatan barang kecil atau barang yang dapat dibawa langsung oleh pelanggan dapat ditempatkan di gudang kecil apabila penempatan didalam toko sudah tidak mencukupi. Pengaturan jumlah stocknya dapat dilakukan dengan menggunakan ketentuan stock minimum dan maksimum. Langkah ini perlu diambil agar pemenuhan kecepatan pelayanan kepada pelanggan dapat terpenuhi dan pengaturan penempatannya cukup dapat diatur dengan baik di lokasi penataan barang. Penentuan stock ini dapat ditentukan berdasar rata-rata penjualan dalam 3 bulan terakhir dan keputusan mengenai periode pengisian kembali stock barang dari gudang pusat.

 

Sedangkan barang yang besar dan sulit dibawa sendiri oleh pelanggan diaturkan penempatannya dilokasi gudang pusat yang berada di pinggiran kota. Disamping karena faktor investasi lahan, pelanggan juga bisa memahami bahwa barang tersebut perlu dilakukan layanan antar ke tempat tinggal pelanggan. Penempatan barang ini di toko, di lakukan sebagai barang display. Apabila pelanggan menghendaki barang display ini, maka perlu ada persetujuan dengan manager toko karena penjualan sulit dilakukan tanpa ada barang contoh / display. Kecuali barang telah ditetapkan sebagai “discontinued”.

 Salam Improvement

Pelatihan efisien efektif : https://activelearning.site Anda dapat membaca artikel untuk peningkatan produktifitas. Dapatkan peluang untuk menguasai materi Gudang dan peluang konsultasi free dengan Latihan berpikir active learning



Salam sukses selalu

Senin, 07 November 2022

 Menata Barang, Utamakan Kecepatan Pengambilannya

Prinsip dalam menata tidak hanya barang dapat ditempatkan dengan Rapi. Rapi adalah menempatkan barang pada tempatnya. Ciptakan tempat untuk setiap item barang, sehingga petugas mampu menempatkan barang pada tempatnya. Prinsip Rapi menjadi faktor kunci utama yang mampu memudahkan setiap orang dapat mencari barang dengan cepat tanpa salah.

Rapi tidak hanya membuat penataan nampak rapi secara fisik. Tetapi juga menyediakan sarana alamat bagi setiap penempatan item barang. Memelihara lokasi penempatan untuk ditempatkan barang dengan item yang sama. Letak posisi penempatan tidak berubah. Rapi memudahkan orang untuk menempatkan item barang pada tempatnya. Dibutuhkan disiplin untuk menciptakan kondisi Rapi dalam penataan barang di gudang.

Bagi penanggung jawab gudang, tentunya membuat disiplin membutuhkan waktu. Mereka butuh secara konsisten melakukan pengukuran atas kondisi Rapi dan memberikan umpan balik kepada petugas gudang. Rapi menghendaki tugas dan tanggung jawab yang jelas. Rapi menuntut adanya pembagian area tanggung jawab dalam menempatkan barang.

Pengawas gudang tentunya melakukan upaya untuk membuat petugas gudang memiliki disiplin yang tinggi dalam menciptakan rapi di gudang. mereka sadar bahwa penempatan barang yang tepat akan menghindari barang mengalami resiko rusak karena tertabrak alat transportasi, jatuh atau roboh karena ketinggian penempatan barang melampaui batas dan penempatannya tidak pada satu garis lurus. Rapi menciptakan banyak kemudahan bagi petugas gudang dalam mencari, mengambil barang maupun menempatkan barang.

Bagaimana bila pengawas ini yang harusnya menciptakan disiplin rapi dalam penempatan barang di gudang, kini mengeluh tentang gudang yang tidak rapi dan menyulitkan pekerjaan mereka. Kita sadari bahwa tidak semua penataan ideal dapat dipenuhi dalam prakteknya. Penyediaan tempat untuk setiap item barang tentunya tidak mencukupi manakala item barang bertambah. Penyediaan lokasi penempatan tentunya tak muat manakala jumlah barang bertambah.

Kita juga paham bahwa 85% masalah selalu bersumber dari atas. Karena semua sumber ada diatas. Dalam pelatihan value basic mentality (membentuk karyawan memiliki nilai dan berkinerja baik), kami sering membuktikan tentang hukum alam ini agar mereka memahami sumber permasalahan dan tahu langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah. Bukan hanya sekedar mengatasi masalah. Mengatasi bisa saja masalah teratasi tetapi masalah tersebut terulang kembali.

Oleh karena itu dalam manajemen penataan barang di gudang, lebih diutamakan untuk mementingkan proses akhirnya. menata untuk menciptakan kemudahan mencari, kemudahan mengambil dan mempercepat proses penyiapan barang. Menata lebih mengutamakan berapa langkah atau gerakan yang akan dibuat manakala kita mengeluarkan barang. Menata barang berarti memperkecil jumlah pergerakkan barang. Jumlah pergerakkan yang sedikit, itulah tindakan efisiensi yang meningkatkan produktifitas bagi kinerja gudang.

Salam Sukses Selalu, Berbagi untuk bermanfaat.

Drs Psi. Reksa Boeana

Executive Partner PT. Smart Business Solution

konsultasi hubungi : 08563221722 dapatkan peluang passive income 20%

materi active learning : http://www.activelearningsolution.blogspot.com

Pelatihan efisien efektif : https://activelearning.site