Sabtu, 08 September 2012

Pengelompokan Barang Berdasar Jenis Barang Belum tentu Efektif



Banyak Petugas Gudang yang tetap berpegang teguh bahwa sistem penataan barangnya sudah cukup handal. Ia dapat mencari barang yang dibutuhkan dalam waktu singkat. Tetapi manakala ditanyakan kepadanya “ apakah semua orang, termasuk orang baru bisa mencari barang dengan tepat dalam waktu maksimal 5 menit?”. Mereka mulai meragukan sistem penataan barangnya. Sesungguhnya manajemen penataan barang yang baik adalah suatu sistem penataan yang memudahkan petugas dalam mencari barang tanpa melakukan kesalahan ambil barang.
Ada sebagian yang tetap bersikap mempertahankan sistem yang telah ada. Seringkali kami menyampaikan ide ini dengan cara, kemungkinan terburuk yang terjadi pada diri bapak dan bapak berhalangan hadir, apakah petugas atau karyawan baru dapat mencarikan barang yang dibutuhkan? Atau seandainya bapak meninggal dunia, apakah sistem di gudang ini menjamin bahwa pengganti bapak dapat melakukan tugas sebaik yang bapak lakukan. Seringkali tehnik ini cukup berhasil dalam meyakinkan pengawas gudang untuk melakukan perbaikan sistem manajemen penataan barangnya.
Sesungguhnya penataan barang selalu diukur dengan tujuan perusahaannya. Penataan barang tidak harus berdasarkan pengelompokan Jenis Barang. Di Toko Swalayan yang menjual 15.000 item barang, menerapkan sistem penataan berdasar jenis barang sehingga pihak perusahaan perlu menyediakan gudang untuk penyimpanan barangnya. Karena luas areal lokasi toko tak bisa ditambah maka ia membuat gudang penyimpanan barang sampai bertingkat 4. Dibutuhkan lift untuk transportasi keluar masuk barang. Biaya listrik menjadi beban tersendiri bagi perusahaan.
Sistem penataan barang diubah dari sistem penataan berdasar jenis barang menjadi berdasarkan pergerakkan barang. Dimana barang fast moving ditempatkan di lokasi lantai 1 sehingga petugas gudang semakin menurun penggunaan lift dalam transportasi barangnya. Barang dalam jumlah besar diturunkan seminggu sekali. Tindakan ini dapat melakukan penghematan biaya listrik sampai dengan Rp. 17.000.000,- per bulan.
Sistem penataan barang lainnya dapat diterapkan sesuai dengan tujuan perusahaan. Sistem penataan lain tersebut adalah :
1.       Penataan barang berdasarkan tingkat keluar – masuknya barang ( fast moving, middle dan Slow Moving ). Barang tak bergerak perlu ditempatkan di area penempatan tersendiri dan ditetapkan luas arealnya.
2.       Penataan Barang berdasarkan macam item barang atau kelompok item barang. Gudang untuk penempatan barang Sparepart, Gudang Bahan, Barang Kimia, Bahan Pembantu dan kelompok barang lainnya.
3.       Berdasarkan Jumlah Barang yang disimpan. ( barang partai, eceran atau set).
4.       Penataan barang berdasarkan ukuran barang ( Barang Besar, Barang kecil)
5.       Penataan lainnya ( Barang titipan, barang contoh dll ).

Tanya: 1
Saya menata barang sesuai dengan jenisnya, menurut saya tidak ada masalah. Yang dimaksud efektif apa ya?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar